Apa Saja Yang Bisa Kita Lakukan Untuk Melestarikan Sungai ?

25 Mar 2014

Sungai yang bersih dan indah tentu menyenangkan mata. Tidak jemu kita melihatnya, menikmati dan menjadikannya sebagai tempat melepas lelah, bahkan tempat wisata. Sayangnya, sungai yang bersih dan indah itu hanya ada di seputar hulu, jauh dari keramaian dan di lokasi terpencil.

Di daerah yang telah berkembang pesat, baik pemukiman maupun industri, sungai yang bersih dan indah itu tidak kita temukan lagi. Sungai tidak lagi bersih, dan tidak indah lagi. Seperti dalam puisi karya siswa SD di bawah ini.

NASIB Si SUNGAI
Karya : M. Daffa Triaputra

Sungai
Kasihan sekali nasibmu
Di tubuhmu banyak sampah
Siapa gerangan yang merusakmu?

Tangan jahil manusialah yang membuatmu kotor
Padahal mereka itulah yang membutuhkanmu
Air milikmu menjadi tumpuan hidup mereka

Pekerjaan rumah semua mereka lakukan di tepimu
Anak cucu mereka juga tak pernah bosan bermain denganmu

Kau dapat menggerakkan turbin yang menghasilkan listrik
Listrik itulah kemudian yang dipakai manusia untuk hidup
Mereka sepatutnya menjaga dan merawatmu
Mengasihi anugerah Tuhan

Sungai
Bersabarlah menerima perlakuan mereka
Memang mereka tak tahu diri

sumber :www.kumpulankaryapuisi2013.blogspot.com/2011/05/kumpulan-puisi-tentang-sungai-karya.html

Kondisi Sungai Di Kota Besar

Salah satu sudut sungai citarum beberapa tahun lalu. Sumber :elkeintjem.wordpress.com

Salah satu sudut sungai citarum beberapa tahun lalu. Sumber :elkeintjem.wordpress.com

Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya menyebutkan bahwa 75 persen dari 57 sungai besar di Indonesia yang dipantau tahun 2013 dalam kondisi tercemar berat. Penyebab terbesar pencemaran sungai yaitu dari limbah domestik sebesar 60 persen. Selebihnya berasal dari limbah industri. Hasil tersebut disampaikan saat membuka rapat Rapat Kerja teknis (Rakernis) Pemantauan Kualitas Air Sungai se-Indonesia di Kota Bengkulu (24/3/2014). (sumber :www.indonesiana.seruu.com/read/2014/03/24/207482/75-persen-sungai-besar-di-indonesia-tercemar-berat )

Manfaat Sungai Dan Penyebab Kerusakan Sungai

Sungai bukanlah sekedar air yang mengalir dari hulu menuju ke laut. Sungai terbentuk ketika air hujan yang jatuh di daratan, ada yang meresap masuk (infiltrasi) ke dalam tanah, hingga mencapai suatu lapisan tanah yang tidak tembus air (kedap air). Kemudian, air hujan menjadi air tanah dan sebagian lagi menjadi air di permukaan. Air tanah ini akan muncul kembali di bagian permukaan tanah yang lebih rendah sebagai mata air, misalnya di lembah-lembah atau kaki pegunungan. Air dari mata air itu mengumpul membentuk aliran yang besar dan bergerak menuju ke laut. Sungai terbentuk ketika semua aliran air tersebut berkumpul. Selain air hujan, sumber air sungai berasal juga dari pencairan es.

Sumber air sungai ada yang bersifat periodik yaitu pada musim hujan saja air terbentuk, dan sungai episodik yaitu sumber air yang selalu ada tidak tergantung dari musim.

Sungai menciptakan lingkungan kehidupan baik bagi flora maupun fauna, baik yang hidup di dalam sungai ataupun di tepian atau bantaran sungai. Sungai menciptakan nafas kehidupan bagi lingkungan sekitarnya, di karenakan keberadaan airnya.

Ketika air sungai mengalami degradasi,baik dari jumlah air dan kualitasnya maka kehidupan di lingkungan sungai akan turut pula mengalami penurunan. Jika degradasi berlanngsung terus menerus tanpa ada pemulihan, maka kehidupan di lingkungan sungai akan punah.

Air sungai yang kotor dan tercemar dengan limbah industri maupun domestik akan mengakibatkan kehidupan flora dan fauna air terancam. Begitupun dengan manusia yang memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

Degradasi air sungai diatas disebabkan oleh pola hidup manusia yang tidak ramah lingkungan. Beberapa perilaku manusia yang mengancam kelestarian sungai adalah :

1. Penebangan hutan secara liar sehingga mengakibatkan erosi. air sungai menjadi keruh dan debitnya berkurang.
2. Pemanfaatan bantaran sungai untuk pemukiman dan indutri
3. Pembuangan limbah dan sampah baik dari industri maupun domestik ke sungai

Apa Yang Bisa Kita Dilakukan

Untuk menjaga kelestarian sungai banyak hal yang bisa kita lakukan, mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil dan mulai sekarang juga.

1. Sebarkanlah berita dan opini melalui tulisan baik di media massa ataupun media pribadi seperti blog, dan media sosial berkaitan dengan sungai, baik berita kerusakan sungai, ataupun pelestarian sungai yang sudah dilakukan.

Dengan banyaknya ulasan mengenai sungai yang tiba di khalayak luas maka kita turut pula melakukan pendidikan berkaitan dengan peningkatan kesadaran masyarakat atas arti pentingnya sungai.

2. Ikut menjaga kelestarian sungai dengan tidak membuang sampah di sungai. Buanglah sampah pada tempatnya. Pilah terlebih dulu sampah organik dan non organik.

3. Kelestarian sungai sangat tergantung pula dari kebijakan pemerintah,baik pusat maupun daerah. Karena itu, pilihlah wakil rakyat kita baik yang duduk di DPRD, DPR Pusat, maupun DPD yang memiliki kepedulian tinggi atas kelestarian lingkungan. Karenanya gunakanlah hak pilih kita sebaik mungkin.

Bagaimana kita tahu bahwa yang akan kita pilih adalah calon wakil rakyat yang peduli dan berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan, termasuk lingkungan sungai di dalamnya ? Caranya adalah kita mengenali mereka, baik mencari informasi dari teman, kerabat, media massa, ataupun informasi resmi yang di keluarkan oleh KPU dan KPUD.

4. Terlibat pada upaya-upaya pelestarian lingkungan sungai baik yang dilakukan kelompok masyarakat ataupun lembaga swadaya masyarakat yang peduli pada lingkungan sungai . Upaya yang bisa dilakukan antara lain : membersihkan sampah di sungai, melakukan penghijauan di bantaran sungai dan bagian hulu, memberikan pendidikan bagi masyakarat untuk turut menjaga kebersihan sungai ataupun menjadi donatur bagi kegiatan-kegiatan tersebut.


TAGS melestarikan sungai lingkungan sungai pencemaran sungai


-

Author

Follow Me